Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
banner here

Malam terakhir di 2021, Puncak Milad PP Nurul Iman ke-29

pemotongan tumpeng

Malam terakhir di tahun 2021, Pondok Pesantren Nurul Iman memperingati milad Pondok Pesantren Nurul Iman yang ke 29 yang jatuh pada 15 Desember lalu. Malam tersebut menjadi puncak acara yang mana dari beberapa hari sebelumnya telah diadakan acara lain. Tepatnya peringatan milad Pondok Pesantren Nurul Iman digelar dari 15-31 Desember 2021.

Berbagai kegiatan diadakan sebagai salah satu bentuk peringatan milad pondok serta menggali bakat-bakat santri yang masih enggan ditonjolkan. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang kreatifitas serta pelepasan penat di mana hari-hari lain digunakan untuk kajian. Acara yang diikuti seluruh santri Pondok Pesantren Nurul Iman ini meliputi kreasi santri, lomba review kitab, lomba esay, lomba bakiyak, LCC, dan khitobah. Seluruh santri dibagi menjadi 16 kelompok yang dipilih random oleh panitia.

LCC
Tepatnya 16 Desember 2021 pembukaan serangkaian kegiatan milad dibuka di masjid Nurul Iman. Kegiatan dengan tema “Menjaga Peradaban Pesantren Yang Bermoral dan Beradab”. Singkat, acara ini dibuka oleh Gus M. Fathurrozaq Z. M dengan memberikan sedikit pengertian mengenai tema yang diusung tersebut. Pembukaan berakhir sekitar pukul 22.00 WIB dan semua santri beriring kembali ke asrama.

talk show

Acara berlanjut pada tanggal 20 Desember 2021, malam harinya seluruh santri mengisi acara dengan kreasi santri dari seluruh kamar yang jumlahnya ada 12 penampilan, 6 dari santri putra dan 6 pula dari santri putri. Berbagai ide dari yang biasa sampai ciamik dituangkan di atas panggung. Mulai dari musikalisasi puisi, menyanyi, tari saman, puisi berantai, flashmob, drama, paduan suara, stand up comedy, membaca puisi, darbuka, sampai talk show. Semua ditampilkan dengan apik di atas panggung. Dari sini melatih santri untuk menghargai dan berpartisipasi tanpa menuntut kesempurnaan, sebab seluruh santri seluruhnya belajar, tidak ada yang menggurui. Semua beriring meniti cita yang telah dirangkai di awal. Meski terdapat perbedaan, medan latihan yang digunakan sama, tanpa ada perbedaan.

Khitobah

Beragam penampilan membuahkan tawa yang bervariasi. Pastinya mayoritas santri melepas tawa di sana dan sejenak melupakan beban yang senantiasa menempel di pundaknya. Tak apa, yang terpenting tawa tak enggan mampir dari wajah-wajahnya.

Tari Saman

Seperti enggan mengakhiri, namun semua yang berawal haruslah berakhir. Pun kreasi santri, pukul 22.30 WIB acara dibubarkan dan seluruh santri berbondong ke asrama.

Hari-hari berikutnya, dari tanggal 21-26 Desember 2021, serangkaian lomba dilaksanakan. Lomba yang sifatnya wajib bagi tiap kelompok diikuti dengan baik. Meski ada beberapa hal tidak berpartisipasi namun itu bukan penghambat yang perlu diseriusi. Hahaha…

Drama

lomba esay bisa dilihat di esay

Dari berbagai lomba, bukan kesempurnaan yang dituntut. Namun partisipasi, kebersamaan, tanggung jawab, dan menghargai yang ditekankan. Sebab, hal itulah yang perlu diangkat kembali demi menempa sikap-sikap yang diperlukan ketika keluar dari pesantren kelak.

LCC

Tiba di malam puncak, menyelenggarakan shalawat dan mauidhah hasanah sembari menanti tahun 2022. Sebelum memasuki acara, pemenang lomba yang telah diselenggarakan sebelumnya diumumkan. Kelompok-kelompok yang disebut menaiki panggung dan meneriman apresiasi dari panitia.

Bagaimana tidak berseri jika istriku saja 4

Setelahnya acara dibuka dan mengalir serangkaiannya. Pukul 22.00 WIB tiba masanya grup hadrah dari PP Nurul Iman mengisi dengan shalawat yang dipimpin oleh Gus M. Fathurrozaq Z M. Sampai tak terasa, malam hendak habis. Abah memotong tumpeng yang sebelumnya telah disiapkan oleh panitia. Lalu Gus Luqman mengisi mauidhah hasanah yang mengena bagi santri yang mayoritas kaum milenial. Setelahnya shalawat kembali dilantunkan dan ditutup dengan doa. Serangkaian acara dapat ditonton kembali di Youtube

Flash Mob

Sebelum meninggalkan pelataran masjid Nurul Iman, seluruh santri menikmati hidangan yang telah disiapkan dan meninggalkan pelataran masjid dengan tertib.

Meskipun malam itu dihiasi gerimis bahkan hujan, namun tak menyurutkan minat santri dalam mengikuti acara ini.

Paduan Suara

 Bagi yang ingin berdonasi atau beramal jariyah melalui pondok pesantren Nurul Iman bisa lewat sini

Dipta_edu
Dipta_edu Hanya seorang pembelajar

Posting Komentar untuk "Malam terakhir di 2021, Puncak Milad PP Nurul Iman ke-29"

ads here
ads here
ads here