Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
banner here

Hukum Alif Lam Ta'rif dan Lam Fi'il

A.    Alif laam ta’rif

Yang dimaksud dengan alif laam ta’rif adalah alif laam yang masuk pada kata benda sebagai tambahan dari bentuk dasarnya, baik yang berdiri sendiri tanpa alif dan laam, seperti kata ( الأَرْضُ ) atau pun tidak bisa berdiri sendiri seperti kata ( الَّذِيْنَ ).

Hukum alif laam ta’rif terbagi menjadi dua, yaitu:

1.     Alif laam qamariyyah

لِلَامِ اَلْ حَالَانِ قَبْلَ الْأَحْرُفِ # اُولَاهُمَا اِظْهَارُ هَافَلْتَعْرِفِ

قَبْلَ ارْبَعِ مَعْ عَشْرَةٍ خُذْعِلْمَهُ # مِنْ أَبْغِ حَجِّكَ وَخَفْ عَقِيْمَهُ

وَاللَّامِ الْأُلَى سَمِّهَا قَمِرِيَّة

Hukum alif laam qamariyyah adalah idzhaar, sebab jarak antara makhrajnya dan makhraj huruf-huruf qamariyyah tersebut berjauhan. Cara membacanya adalah dengan membaca huruf lam sukun secara jelas. Hurufnya yaitu ب ج ح خ ع غ ف ق ك م و ه ء ي .

Contoh:

الْاٰيَاتِ

الْبَصِيْرُ

الْغَفُوْرُ

اَلْحَلِيْمُ

اَلْكَرِيْمُ

اَلْحَمْدُ

الْيَتِيْمُ

اَلْجَلِيْلُ

 

2.     Alif laam syamsiyyah

ثَانِيْهِمَا اِدْغَامُهَا فِى اَرْبَعِ # وَعَشْرَةٍ اَيْضًا وَرَمْزُهَا فَعِ

طِبْ ثُمَّ صِلْ رَحْمًا تَفُزْ ضِفْ ذَانِعَمْ # دّعْ سُوْءَظَنٍّ زُرْشَرِيْفًا لِلْكَرَمْ

وَاللَّامَ الأُخْرَى سَمِّهَا شَمِسِيَّة

Hukum alif laam syamsiyyah adalah idghaam, sebab makhraj kedua laamnya sama, sedangkan jarak antara makhraj laam syamsiyyah dengan makhraj huruf-huruf syamsiyyah lainnya berdekatan. Cara membacanya adalah dengan menghilangkan bacaan laam sukun dan meleburkan ke bacaan huruf syamsiyyah berikutnya dengan disertai tasydid (menekan hurufnya). Hurufnya yaitu ت ث د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ل ن .

Contoh :

الطَّامَةُ

اَلثَّوَابُ

اَلصَّادِقِيْنَ

الطَّارِقُ

الرَّحِيْمُ

التَّكَاثُرُ

الرَّحْمَنِ

الصِّرَاطُ

 

B.    Lam fi’il

وَاَظْهِرَنَّ لَامَ فِعْلٍ مَطْلَقَا # فِى نَحْوِ قُلْ نَعَمْ وَقُلْنَا وَالْتَقَى

Apabila ada huruf laam sukun yang berada di fi’il yang mana bertemu dengan seluruh huruf  hijaiyyah selain ل dan ر maka wajib dibaca idzhaar. Apabila bertemu dengan ل maka dihukumi bacaan idghaam mitslain sedangkan jika bertemu dengan ر dihukumi bacaan idghaam mutaqaaribain.

Contoh:

قُلْ نَعَمْ

قُلْنَا

اِلْتَقَى

اِذَزُلْزِلَتِ

قُلْ هُوَ الله

يَلْتَقِطْهُ

 

wa allahu a'lam bish shawab

jika ada kekurangan jangan sungkan dituliskan di kolom komentar


Dipta_edu
Dipta_edu Hanya seorang pembelajar

Posting Komentar untuk "Hukum Alif Lam Ta'rif dan Lam Fi'il"

ads here
ads here