Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Manusia, Termasuk Hewan yang Tidak Dimulyakan?

Sumber: okezone.com


Hayawanun nathiq merupakan sebutan lain untuk manusia, hal tersebut tercatat di kitab-kitab manthiq atau buku-buku logika, mereka yang mempelajari manthiq atau logika pasti tidak asing lagi dengan ungkapan tersebut, salah satu imam, ilmuan islam yang melontarkan ungkapan tersebut adalah Imam Ghozali yang menjadi panutan warga Ahlus Sunnah Wal Jama’ah dalam ilmu tasawuf. Melalui ungkapan tersebut bisa dikatakan bahwa manusia termasuk hewan, hanya saja manusia hewan yang memiliki rasio, dan dapat berfikir.

Tidak heran pada pembahasan sebab-sebab seseorang melakukan tayamum ungkapan tersebut digunakan. Seseorang tidak tanpa sebab dapat melakukan tayamum, mereka melakukan tayamun diharuskan memiliki salah satu dari beberapa sebab yang dirumuskan para Ulama. Salah satu sebab dapat melakukan tayamum yaitu karena butuh air.

Di dalam kitab Safinatunnajah (Semarang: Pustaka ‘Alawiyyah, tt), hal. 33 Syekh Salim Ibn Sumair Al Hadrami menjelaskan sebagai berikut:

...........والاحتياخ اليه لعطش حيوان محترم

“…………dan nomor tiga membutuhkan air karena hausnya hewan yang dimulyakan”

Syekh Salim Ibn Sumair Al Hadrami melanjutkan dengan menerangkan hewan yang tidak dimulyakan.

غير المحترم ستة تارك الصلاة والزاني المحصن والمرتد والكافر الحربي والكلب العقور والخنزير

“Hewan yang tidak dimulyaan ada enam yaitu orang yang meninggalkan sholat, orang yang sudah menikah tapi berzina, orang yang murtad, orang kafir yang memungsuhi, anjing yang galak (buas), dan babi”

Dari keterangan di atas menguatkan tentang manusia adalah termasuk hewan. Empat dari enam hewan yang tidak dimulyakan adalah manusia sedangkan yang benar-benar hewan menurut kita hanya dua yaitu anjing dan babi, itu pun anjing yang buas.

Adapun enam hewan tersebut yaitu:

1.     Orang yang meninggalkan sholat

 

Orang yang sudah berkewajiban melakukan sholat walaupun sudah diingatkan akan tetapi dia tidak melakukannya dibarengi dengan rasa angas serta malas, walau meninggalkan sholat tapi tidak ada rasa ingin bertobat dan menyesal di hatinya.

 

2.     Orang yang zina muhson

 

Yaitu orang yang sudah menikah dan melakukan zina. Zina muhson terdapat dua kata yaitu zina dan muhson. Muhson memiliki 4 syarat yaitu Baligh, berakal, merdeka, dan adanya hubungan intim suami istri yang sah.

 

3.     Murtad

 

Orang yang keluar dari agama Islam.

 

4.     Kafir harbi

 

Yaitu orang kafir yang memungsuhi umat muslim. Orang kafir yang tidak melakukan akad dhimmah, akad mu’ahad, akad musta’man dengan umas islam.

 

5.     Anjing buas

 

Selain anjing yang bisa diambil kemanfaatannya.

 

6.     Babi

 

Jika dihadapkan dengan dua pilihan, akan tayamum atau wudhu, padahal ada yang membutuhkan air tersebut, bisa ditelaah dahulu siapakah yang membutuhkan. Dengan demikian dapat menentukan harus tayamum atau wudhu.

 

~Maolana Faozi

Dipta_edu
Dipta_edu Hanya seorang pembelajar

Posting Komentar untuk "Manusia, Termasuk Hewan yang Tidak Dimulyakan?"