Puisi Khasanatul Musyarofah
Ayah Penjaga Langit Rumahku
Karya: Khasnatul Musyarofah
Di antara pagi yang masih basah oleh embun
ada langkahmu yang lebih dulu terbangun
Kau titipkan lelah pada sunyi
agar kami mengenal hari tanpa khawatir.
Ayah.......
tanganmu bukan terbuat dari baja
namun mampu menahan beban dunia
yang sering kali terlalu berat untuk dipikul sendiri.
Aku melihat waktu bersembunyi
di garis-garis wajahmu yang kian bertambah
setiap kerut adalah kisah perjuangan
setiap diam adalah doa yang tak pernah kau ucapkan.
Kau jarang merangkai kata-kata indah
tetapi hidupmu adalah puisi paling nyata
Kau ajarkan arti bertahan
tanpa perlu banyak penjelasan.
Jika suatu hari langkahku jauh melangkah
aku ingin membawa sebagian keteguhanmu
Agar ketika dunia menguji keberanianku
aku tetap berdiri seperti yang kau contohkan.
Ayah.......
terima kasih telah menjadi cahaya
yang tak pernah meminta untuk dilihat
namun selalu ada ketika gelap datang menghampiri.
Dan selama namamu tinggal di dalam doaku
selama itu pula aku akan mengingat
bahwa rumah bukan hanya tempat untuk pulang
melainkan sosokmu yang selalu menerima kepulanganku.
Post a Comment for "Puisi Khasanatul Musyarofah"
Post a Comment