Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Assalamu'alaikum. Selamat Datang di Pondok Pesantren Nurul Iman

Peringatan harlah NU ke-95 di Pondok Pesantren Nurul Iman

 




PP Nurul Iman, Purwokerto – Memperingati Harlah NU (Nahdhatul Ulama) ke-95 yang jatuh pada hari ini (31/01), semalam (30/01) santri Pondok Pesantren Nurul Iman mengadakan sebuah acara, pembacaan maulid al-Barzanji serta Shalawat. Acara yang dihadiri oleh seluruh santri, putra dan putri, yang sedang ada di pondok malam tadi, dimulai ba’da Isya tepatnya pukul 20.30 WIB. Acara tersebut diadakan di dalam masjid Nurul Iman. Acara ini merupakan agenda tahunan Pondok.

Acara dibawakan oleh santri putri, Nida Huwaidaa dan Ika Arifah S. Acara dibuka oleh pembawa acara dengan bacaan surat al-Fatihah yang diikuti oleh seleuruh santri yang hadir. Acara dilanjut dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tepatnya sebagian surat al-Waqi’ah, oleh Istikhatun Khasanah. Tak lupa Mustofa Maulana, S. Pd., selaku lurah santri putra menyampaikan sepatah dua patah kata. 

Acara dilanjut dengan pembacaan maulid al-Barzanji dan sholawat yang dipimpin oleh Syeful Akrom dan didampingi Khanafi. “Gelem ra gelem wong NU ya kudu gelem sholawatan!” tutur Akrom sebelum memimpin. 

Tak menunggu lama, sholawat dilantunkan diiringi hadroh yang dimainkan oleh sebagian santri putra. Iramanya yang menggoda membuat para santri menikmati dan melantunkan sholawat mengikuti pemimpin. Saking asyiknya, beberapa santri tampak menggerakkan badannya seirama lantunan sholawat dan hadroh. Kemudian pembacaan maulid diawali oleh Yoga, the special santri, dan dilanjutkan oleh mba Faur. Begitu seterusnya, selang seling santri putra dan putri. Di tengah pembacaan, ada hal yang sedikit membingungkan. Yakni, ketika sang pembaca, Khanafi, terhalang oleh microphone yang kurang bersahabat, pembacaan diambil alih oleh saudara Annas dari barisan belakang. Mereka berdua kebetulan memiliki suara yang mirip, hanya saja versi cepat dan pelan. Sekitar pukul 22.40 WIB pembacaan selasai dan doa dilantunkan yang diamini oleh semua yang hadir di sana. Setelahnya, Akrom menutup acara pembacaan maulid al-Banzanji. Acara selesai dan ditutup kembali oleh pembawa acara.

Semua santri keluar dari masjid dan mengular mengambil makan yang telah disediakan. Kemudian masuk ke kamar masing-masing dan menikmati makanan bersama teman sekamarnya.

Posting Komentar untuk "Peringatan harlah NU ke-95 di Pondok Pesantren Nurul Iman"