Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

'Santri', Manusia Pilihan di Jaman Now



Era digital yang berlangsung cukup lama ini, muncul stigma kepada kaum santri atas ketidakmampuannya dalam mengendalikan hal tersebut.

Oleh beberapa kalangan yang memandang dengan kaca mata pesimis, mereka juga menilai bahwa santri hanya berkutat pada bidang agama saja dan melupakan kemajuan yang saat ini terjadi. Lalu di mana keberadaan santri ketika dihadapkan pada hal tersebut?

Seorang santri dalam menghadapi dunia digital telah dituntut untuk melakukan perlawanan berbagai informasi keagamaan yang tidak sesuai dengan dunia santri. Mereka sudah seharusnya melakukan Islamisasi dalam artian yang sebenar-benarnya lewat dunia digital.

Santri sudah saatnya memperkaya website-website keislaman dan memperbanyak konten-konten keislaman, 
Meski sebenarnya kelemahan website berada di penyebaran dan kuat di penyimpanan, namun hal tersebut dapat disiasati dengan men-share melalui media sosial seperi Whatsapp, Facebook, Twitter yang notabene kuat di penyebaran namun lemah di penyimpanan.

Tak hanya di bidang agama saja, satri juga berperan dalam mengisi bidang-bidang keilmuan lain. Sebab ketika di pesantren seorang santri tak hanya dituntut untuk menguasai bidang ilmu tertentu, mereka bebas memilih apapun yang diinginkan. Dan hanya orang-orang yang melihat dengan kacamata pesimistik yang menganggap santri hanya berkutat pada bidang agama saja. Dalam dunia pesantren tidak ada dikotomi ilmu umum dan ilmu Agama, semuanya sama.

Santri sekarang tidak diindentikan dengan pedesaan, persebaran santri sudah sampai di kota kota bahkan mampun berkiprah dan mengisi dalam lembaga pemerintahan maupun pendidikan. Yang perlu kita perhatikan adalah mobilitas santri secara masif itu tidak melalui dunia politik, tidak melalui birokrasi, tapi melalui pendidikan, mereka masuk pada kultur besar dalam pergulatan keindonesiaan.

Santri adalah manusia manusia pilihan di jaman sekarang yang menuntut dengan perkembangan dan kemajuan di segala bidang.

Ayo Mondok, Pesantrenku Keren
Ora Mondok Ora Keren

#santri
#santriindonesia

Posting Komentar untuk "'Santri', Manusia Pilihan di Jaman Now"